Abdu Safa Muha, Kepala Disdikbud Bontang. (FOTO: Re/narasipedia.net)
BONTANG. Kekurangan tenaga pengajar di Kota Bontang mulai berdampak pada meningkatnya beban kerja guru di sekolah. Untuk mengatasi hal ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyiapkan rekrutmen guru pengganti.
Sebanyak 127 posisi guru saat ini belum terisi. Kondisi ini membuat sejumlah guru harus mengajar lebih dari satu mata pelajaran atau kelas.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengatakan bahwa kebutuhan ini merupakan akumulasi hingga 2027. Proses rekrutmen itu ada tahapannya.
Ia menjelaskan bahwa seleksi akan dilakukan secara terbuka dan profesional.
“Kurang lebih seperti rekrutmen karyawan, jadi harus melewati tes dulu,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Meski belum ada jadwal pasti, Disdikbud memastikan proses ini menjadi prioritas agar beban kerja guru tidak semakin berat.
Dari sisi anggaran, pemerintah daerah tetap mempertimbangkan kemampuan fiskal. Guru pengganti akan digaji sesuai UMK melalui skema belanja jasa.
“Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi tekanan terhadap guru sekaligus menjaga kualitas pembelajaran di kelas,” pungkasnha. (Re)